Home Grafis Design Grafis Mengenal Format Image File
Mengenal Format Image File PDF Print E-mail
Written by aria kamandanu   
Saturday, 30 January 2010 07:47

Image sebuah file yang sangat dibutuhkan dalam webdesign, Graphic design dan sebagainya.

namun banyak yang belum tahu Format image itu sendiri dan penggunaan nya lebih tepat untuk apa, karena ini akan mempengaruhi kualitas serta efisiennya sebuah produk...halah ngelantur

kali ini saya ingin mencoba menjelaskannya, walo rada dikit nyontek sana sini kebet sono mari ^_^!

1. BMP (Bitmap Image)

Format image file ini fleksibel skali sehinggga dapat dibaca oleh grafis softaware apapun, dengan kualitas tingkat 1 bit sampai 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel atau lebih kita kenal dengan Transparan serta ada kendala dalam pertukaran platform. Format file ini dapat disimpan dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

2. JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)

Format file ini salah satu idola gwe (jiakakak) dapat mengkompres objek (alias lebih kecil sizenya) dengan berbagai  tingkat kualitas, asiknya transparant/alpha channel dapat di baca oleh Format file image ini,  Biasanya digunakan  web, multimedia, atau presentasi. Format file ini dapat disimpan dalam mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale.

3. GIF (Graphic Interchange Format)

Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit . selain sebagai image Format file ini mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan presentasi. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW. Format file ini dapat disimpan dalam mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed. Konon dulu yang menggunakan format file GIF harus bayar, tapi gak kedengeran lagi khabarnya..jadi Hajjjaarrr....

4. TIFF (Tagged Image Format File)

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Favoritntya para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak) dengan alasan tidak pecah kalo di perbesar imagenya (emang gelas bos pake pecah sgala).

5. PSD (Photoshop Document)

Format file yang merupakan format nya Adobe Photoshop ini Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

6. EPS (Encapsuled Postcript)

Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.
Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

7.  PCX

Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

8. PNG (Portable Network Graphic)

Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

9. PDF (Portable Document Format)

Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

10. PIC (Pict)

Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

11. TGA (Targa)

Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

 

sebenernya masih banyak , nah tugas anda mencari tahu sendiri..

Ciaooo

 

 

 

Last Updated on Friday, 05 February 2010 07:14
 

Lowker

Lowongan Kerja

Sebuah Perusahaan di Sunter

membutuhkan karyawan untuk

Technical Support

Kualifikasi :

S1/D3 Informatika

menguasai Trouble Shooting, ADSL, Jaringan

Lebih disukai Bisa PHP,MySQL

Kirim CV only ke Email :

aditya.kurnia@yahoo.com

 

 

Main Menu



Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Module by: Camp26.Com

PIC ( Partner In Crime )